BNN Bengkulu Ringkus Bandar Sabu

Bengkulu – Badan Narkotika Nasional (BNN) Bengkulu, meringkus UCK, seorang bandar sabu di daerah ini. Tersangka diringkus petugas BNN setempat, di eks kompleks lokalisasi Pulau Baai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. “Tersangka bandar sabu kita tangkap ketika menggelar operasi narkoba di eks komplek lokalisasi Pulau Baai, Kota Bengkulu, pada Kamis (1/12) malam,” kata Kabid Pemberantasan, BNN Provinsi Bengkulu, Marlian Ansori, di Bengkulu, Sabtu (3/12). Ia mengatakan, dari tersangka UCK pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 10 gram dan satu unit bong atau alat isap sabu. “Tersangka dan barang bukti kita amankan untuk kepentingan proses hukum selanjutnya. Kita masih mendalami kasus ini guna mengungkapkan jaringan UCK di Kota Bengkulu,” ujarnya. Ansori mengatakan, razia narkoba ini dilakukan BNN Bengkulu, untuk membersihkan peredaran barang haram tersebut, di dalam kompleks eks lokalisasi Pulau Baai, Desa Sumber Jaya, Kampung Melayu tersebut. Informasi yang dapat BBN Bengkulu, transaksi narkoba jenis sabu di dalam eks kompleks lokalisasi Pulau Baai tersebut, belakangan ini sinyalir meningkat, sehingga perlu dilakukan razia, katanya. Seperti diketahui, penangkapan UCK berawal dari gerak gerik mencurigakan ketika petugas BNN melakukan penggeledahan rumah yang ada di kompleks eks lokalisasi tersebut. Saat petugas BBN melakukan penggeledahan, tersangka UCK secara diam-diam keluar dari salah satu rumah menuju pantai dan sekejap menghilang. Melihat UCK menghilang, petugas BNN langsung mencari tersangka dengan penyisir sepanjang pantai yang ada di sekitar eks kompleks lokalisasi tersebut, dan berhasil menemukan tersangka bersembunyi dalam timbunan pasir. “Tersangka UCK mengecoh petugas BBN dengan cara mengubur badanya di dalam timbunan pasir. Tanpa basa basi tersangka langsung kita gelandang ke kantor BBN untuk menjalani pemeriksaan,” ujarnya. Usmin/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu