BI dan Bareskrim Polri Gelar Pemusnahan Uang Rupiah Palsu

RIMANEWS – Bank Indonesia (BI) bersama Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) siang tadi, Kamis (20/2) menggelar pemusnahan uang rupiah palsu. Adapun uang rupiah palsu yang dimusnahkan tersebut sebanyak 135.110 lembar dengan berbagai macam pecahan. Seperti, uang rupiah palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 67.278 lembar, pecahan Rp50 ribu sebanyak 56.764 lembar, pecahan Rp20 ribu sebanyak 5.033 lembar, pecahan Rp10 ribu sebanyak 3.553 lembar, pecahan Rp5000 sebanyak 2.460 lembar, pecahan Rp2000 sebanyak 19 lembar dan pecahan Rp1000 sebanyak tiga lembar. Baca Juga Ayo Tukar Uang Rupiah Anda dengan yang Baru Fitch Rating Tingkatkan Rating Kredit Indonesia DPR: tak ada kemiripian uang rupiah baru dengan yuan “Pemusnahan uang rupiah palsu ini dilakukan setelah memperoleh izin dari ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” demikian disampaikan Kepala Grup Kebijakan Pengelolaan Uang BI Eko Yulianto saat jumpa pers. Untuk diketahui, pemusnahan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 01/Pen.Mus.Pid/2014/PN.Jkt.Sel tanggal 7 Januari 2014 perihal Penetapan Ketua Pengadilan Negeri tentang Pemberian Izin kepada Penyidik untuk Melakukan Pemusnahan Benda Sitaan. Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Lambo Antonius Siahaan mengatakan, uang rupiah palsu yang dimusnahkan ini merupakan hasil temuan dari proses penyortiran uang kertas di BI dan laporan masyarakat kepada Polri maupun perbankan. Uang rupiah palsu ini merupakan kumpulan sejak tahun 2008 hingga tahun 2013. “Dari uang palsu yang dimusnahkan ini paling banyak merupakan uang rupiah palsu yang berasal dari perkara yang berkekuatan hukum tetap yang disidik oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri. Pemusnahan ini merupakan sebuah upaya untuk melindungi masyarakat dari peredaran uang palsu,” ungkap dia. (IM/RM) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ekonomi , BI , Bareskrim Polri , pemusnaan , uang rupiah palsu , Ekonomi , BI , Bareskrim Polri , pemusnaan , uang rupiah palsu , Ekonomi , BI , Bareskrim Polri , pemusnaan , uang rupiah palsu

Sumber: RimaNews