3 Januari, Plt Gubernur DKI Akan Lakukan Pelantikan Eselon Massal di Monas

Jakarta – Setelah Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah disahkan pada 12 Desember lalu, maka Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Sumarsono mengatakan pihaknya sedang bekerja keras melakukan perampingan organisasi perangkat daerah dalam tubuh birokrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Bila proses perampingan tersebut selesai, maka pria yang akrab disapa Soni ini akan melakukan pelantikan dan pengukuhan massal para pejabat eselon di Monas pada tanggal 3 Januari 2017, pukul 10.00 WIB. Dalam Perda tersebut akan ada perampingan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dari awalnya 53 menjadi 42 SKPD. Dengan begitu ada sebanyak 1.060 jabatan eselon I-IV yang akan dihapus. Awalnya, DKI memiliki 5.998 jabatan struktural. Dengan adanya perda baru tersebut, maka jabatan struktural di DKI semakin mengurus menjadi 4.938 jabatan. “Perda itu sudah disahkan DPRD DKI. Dan itu atas usulan dari Pak Ahok bukan saya. Draft Perda itu diusulkan Pak Ahok sejak bulan Agustus lalu. Jadi akan ada sebanyak 1.060 jabatan eselon yang akan dihapus,” kata Soni dalam acara Media Gathering wartawan Balai Kota DKI, di Puncak, Bogor, Sabtu (17/12). Diakuinya dengan perampingan tersebut, ia harus memikirkan nasib 1.060 pejabat eselon yang jabatannya dihapus. Ia tidak bisa memecat mereka begitu saja mengingat mereka adalah pegawai negeri sipil yang dilindungi dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. Karena itu, ia menyikapi penghapusan ribuan jabatan eselon dengan beberapa cara. Diantaranya, bagi pejabat eselon yang sudah memasuki masa pensiun, maksimal satu tahun akan pensiun, maka akan ditempatkan dijabatan fungsional atau ditugaskan ke Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). “Jadi ada sekitar enam pejabat eselon dua yang akan di- downgrade , eselon tiga ada 10, lalu eselon empat yang paling banyak terkena efek perampingan. Yang pensiun akan masuk dalam masa persiapan pensiun dan dimasukkan dalam jabatan fungsional umum,” ujarnya. Selain itu, jabatan wakil camat akan diisi. Sehingga nantinya ada juga pejabat eselon yang akan ditempatkan sebagai wakil camat yang selama ini dihapuskan oleh Gubernur petahana. Setelah rampung penyusunan perampingan organisasi perangkat daerah yang baru ini, maka akan dilakukan pelantikan dan pengukuhan massal. “Pengukuhan artinya kalau jabatan sama dan instansi sama. Pelantikan itu bagi yang berubah seperti promosi atau rotasi di jabatan dan instansi yang berbeda. Untuk promosi akan kita lakukan seleksi umum. Proses pelantikan dan pengukuhan akan kita lakukan pada tanggal 3 Januari 2017 di Monas pukul 10.00 WIB,” paparnya. Seperti diketahui, dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan melakukan perampingan perangkat daerah di DKI Jakarta. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengatakan dalam perda tersebut akan mengilangkan 11 perangkat daerah, dari awalnya 53 perangkat daerah menjadi 42 perangkat daerah. Perangkat daerah yang dihilangkan adalah lembaga teknis daerah yang dari awalnya 18 lembaga, menjadi 8 perangkat daerah yang berstatus badan. Begitu juga dengan lembaga lain yang awalnya berjumla lima, kini hanya menjadi satu. Tetapi ada pertambahan dalam struktural dinas. Awalnya Pemprov DKI hanya memiliki 20 dinas, sekarang akan bertambah dua dinas, sehingga menjadi 22 dinas. Lenny Tristia Tambun/CAH BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu